ikan dori vs ikan patin

Hai, Bapak/Ibu! Pasti sudah tidak asing lagi mendengar nama ikan satu ini. Tapi, tahukah Bapak/Ibu bahwa ikan dori yang sering ditemukan di supermarket bukan ikan berjenis dori? Usut punya usut, ternyata filet ikan dori yang sering dijual di Indonesia adalah filet ikan patin! 

Di luar negeri, olahan yang dijual lebih dikenal oleh nama ikan john dory, sejenis ikan yang hidup di laut. Meski bentuknya sangat tidak menarik, ikan satu ini memiliki rasa yang unik. Maka dari itu, ikan dory memiliki banyak penggemar.

Di Indonesia, nama dori adalah nama jual untuk filet ikan patin lokal. Meski jenisnya berbeda, filet ikan patin tidak kalah lezat, lho!

Agar bisa membedakan dua jenis ikan ini, yuk kita bahas ciri-cirinya!

Ikan Dori Lebih Sulit Ditemukan

Karena john dory adalah ikan yang hidup di laut, ikan ini lebih sulit untuk ditemukan di pasar ataupun di supermarket. Karena langka, ikan ini pun dibanderol dengan harga yang lebih mahal. 

Berbeda dengan john dory, ikan patin lebih mudah ditemukan karena bisa dibudidayakan. Ikan patin bisa ditemukan dengan mudah di pasar tradisional maupun di supermarket perkotaan. 

Mempunyai Bentuk yang Sangat Berbeda

ikan john dori
Sumber: ostrali.com

Ikan dori dan ikan patin yang belum difilet memiliki ciri-ciri tubuh yang sangat berbeda. Ikan dori berwarna coklat dan putih dengan motif belang seperti harimau. Ikan ini juga memiliki bintik hitam di bagian tengah tubuhnya yang berfungsi sebagai mata palsu untuk mengelabui predator. Selain itu, ikan john dory juga memiliki tulang sirip panjang dan tajam.

ikan patin

Ikan patin adalah ikan air tawar yang umum dibudidayakan di Indonesia. Ikan yang masih satu keluarga dengan ikan lele ini memiliki tubuh berwarna hitam keabuan di bagian atas dan putih perak di bagian perut. Kepala ikan patin berukuran kecil, sedangkan tubuhnya besar dan mengecil lagi di bagian ekornya. Ikan patin memiliki sirip yang jauh lebih kecil dibanding ikan john dory. Tubuhnya juga lebih gendut dibanding ikan john dory yang pipih dan tipis.

Tekstur Daging Ikan Dori Lebih Padat Dibanding Ikan Patin

Tekstur daging ikan dori dan ikan patin memiliki sejumlah perbedaan, salah satunya adalah kepadatannya. Daging ikan dori lebih padat dibanding ikan patin. Selain itu, daging ikan dori juga lebih kenyal dibanding ikan patin. 

Serat Ikan Dori Lebih Halus Dibanding Ikan Patin

Ciri satu ini lebih mudah dilihat ketika dibandingkan secara langsung, terutama ketika kedua jenis ikan sudah dalam bentuk filet. Daging ikan dori memiliki serat yang halus dan kecil-kecil, berbeda dengan ikan patin yang memiliki serat yang lebih besar. Jika dipotong melintang, serat ikan dori berbentuk serabut kecil atau rambut halus, sedangkan serat ikan patin akan terlihat jelas oleh mata.

Memiliki Bau yang Berbeda

Bau ikan air tawar dan ikan air laut tentunya berbeda. Begitu pula dengan ikan john dory dan ikan patin. Ikan john dory memiliki aroma seperti laut, cenderung lebih asin dan amis. Ikan patin cenderung memiliki bau seperti lumpur. Namun, jika proses budidaya dan pengolahannya tepat, bau ini bisa hilang.

Rasa Ikan Patin Lebih Manis & Gurih

Meskipun memiliki tekstur yang lebih lembek dan harga yang lebih murah, ikan patin memiliki rasa yang lebih lezat dibanding ikan dori. Setelah dimasak, daging ikan patin memiliki rasa yang lebih manis dan gurih, bahkan tanpa diberi bumbu. Ikan john dory memiliki rasa yang lebih hambar jika dibandingkan dengan ikan patin.

Itu dia ciri-ciri ikan dori dan ikan patin dan perbedaan di antara keduanya. Kini, Bapak/Ibu bisa membedakan dan memilih di antara keduanya! Yuk makan ikan untuk tubuh yang lebih sehat!

Related Post