makanan ikan gabus

Ikan gabus tergolong sebagai salah satu jenis ikan yang berpotensi menghasilkan untung maksimal bila Sahabat Pembudidaya tekun merawatnya. Trik agar ikan gabus bernilai jual tinggi adalah dengan memperhatikan makanan ikan gabus.

Biaya budidaya ikan gabus lebih murah daripada budidaya ikan lele dan ikan nila tetapi harga jualnya justru lebih tinggi. Ikan gabus tak perlu banyak makan agar bernilai tinggi tetapi jenis pakan ikan gabus harus kaya nutrisi. Berikut ini penjelasan lebih lengkap tentang makanan ikan gabus dan cara memberi pakan ikan gabus.

Makanan Ikan Gabus Supaya Cepat Besar 

Baik ikan gabus yang bisa dikonsumsi maupun ikan gabus yang dijadikan ikan hias, kedua jenis ikan ini akan meraup profit maksimal asalkan Bapak/Ibu benar-benar memperhatikan cara pemberian makanannya.

Apabila pada ikan gabus yang bisa dikonsumsi, perlu berhati-hati memberikan pakan ikan gabus agar cepat besar dengan bobot tubuh yang proporsional.

Sedangkan pada ikan gabus yang dijadikan peliharaan karena hobi atau dijadikan ikan hias perlu memperhatikan pemberian makanan ikan gabus agar ikan menghasilkan warna yang tampak solid dengan motif semakin tegas dan terlihat garang untuk meningkatkan harga jual kembali ikan gabus. 

Selain itu, ikan gabus membutuhkan protein sebagai nutrisi baiknya untuk membantu pertumbuhan ikan gabus agar besar dengan bobot yang normal. Berikut ini jenis-jenis makanan ikan gabus.

1. Pelet Buatan Pabrik

Jenis makanan ikan gabus yang pertama adalah pelet ikan yang mudah ditemukan di toko-toko ikan. Pelet buatan untuk ikan gabus harus mengandung lebih dari 30 persen protein yang terdiri dari tepung darah, tepung ikan, kepala udang, ampas tahu, dan masih banyak lagi.

Sekalipun pelet ikan sudah mengandung lebih dari 30 persen protein, Bapak/Ibu tetap perlu memberikan pakan ikan gabus lain yang kaya akan protein agar asupan proteinnya semakin optimal. 

Pasalnya, ikan gabus membutuhkan pakan yang kaya akan protein yang berasal dari hewani. Sistem pencernaan ikan gabus diperuntukkan untuk menyerap sari makanan yang bersumber dari hewani.

Jika ikan gabus yang dibudidaya langsung ditangkap dari rawa-rawa atau sungai, sebaiknya jangan langsung memberikan makanan ikan gabus dalam bentuk pelet karena ikan tidak akan mau memakannya.

2. Cacing Sutera

Cacing sutera atau tubifex Sp adalah pakan ikan gabus yang kaya akan protein. Sebaiknya, bibit ikan gabus rutin diberi pakan cacing sutera agar cepat bertumbuh besar.

Memberikan bibit ikan gabus dengan pelet buatan pabrik memang bisa membuat tubuh anakan ikan ini cepat besar, kendati demikian ukuran besarannya akan jauh berbeda dengan bibit yang diberi pakan cacing sutera.

Bila bibit ikan rajin diberikan pakan cacing sutera maka bobotnya bisa 4 sampai 5 kali lebih besar dibandingkan bibit ikan gabus yang diberikan makanan ikan gabus berupa pelet buatan.

Akan tetapi, Bapak/Ibu perlu menyediakan biaya makanan ikan gabus yang lebih banyak karena harga cacing sutera cukup mahal. Bapak/Ibu bisa mengakalinya dengan memberikan cacing sutera hanya pada bibit ikan gabus saja.

Sedangkan pada ikan gabus yang berusia lebih tua, makanan ikan gabus berupa cacing sutera ini bisa dijadikan sebagai makanan ikan gabus tambahan. Artinya, hanya sesekali Bapak/Ibu memberikan cacing sutera kepada ikan gabus.

3. Ikan Rucah

Dibandingkan pelet buatan pabrik, lebih baik Bapak/Ibu memberikan makanan ikan gabus dengan ikan rucah. Harga ikan rucah lebih murah dibandingkan pelet buatan pabrik akan tetapi kaya akan protein seperti halnya cacing sutera.

Namun, sulit sekali menemukan ikan rucah. Biasanya ikan rucah dijajakan di tempat pelelangan ikan yang dekat dengan dermaga nelayan. 

Jika Bapak/Ibu melakukan budidaya di sekitar lokasi tersebut maka tak ada salahnya menjadikan ikan rucah sebagai makanan ikan gabus utama.

4. Ikan Kecil

Rekomendasi pakan ikan gabus yang mengandung protein tinggi selanjutnya adalah ikan atau hewan-hewan kecil yang bisa ditempatkan di kolam air tawar bersama ikan gabus. Jadi, Bapak/Ibu bisa membudidaya ikan gabus sekaligus budidaya ikan kecil di dalam satu kolam alami yang sama.

Secara tidak langsung, Bapak/Ibu membudidayakan ikan kecil sebagai makanan ikan gabus yang utama. Misalnya saja ikan wader atau ikan cethul, kedua ikan ini berukuran kecil dan hidup di air tawar.

Sedangkan hewan kecil lain yang bisa disimpan di kolam air tawar misalnya saja kepiting, udang air tawar atau bekicot.

5. Udang

Udang bisa menjadi alternatif makanan saat ikan gabus mengalami penurunan nafsu makan. Jadi, tidak direkomendasikan menjadikan udang sebagai makanan ikan gabus yang utama. Sebaiknya, udang dijadikan pakan ikan gabus tambahan atau alternatif saja.

Mengapa demikian? Karena harga udang yang cukup mahal ini bisa meningkatkan biaya operasional, khususnya dalam penyediaan pakan ikan gabus. 

Jadi, sebaiknya berikan ikan gabus pakan udang sekali waktu saja atau pada saat nafsu makan ikan menurun.

6. Cacing Tanah

Bapak/Ibu bisa memberikan pakan ikan gabus berupa cacing tanah. Mengingat habitat awal ikan gabus yang berada di rawa atau sungai berlumpur yang membuat ikan gabus terbiasa mengonsumsi cacing tanah.

Kendati demikian, meskipun cacing tanah memiliki kandungan protein tinggi yang dibutuhkan ikan gabus, tetapi sebaiknya jadikan cacing tanah sebagai makanan tambahan saja.

Bapak/Ibu bisa menggunakan pelet buatan sebagai makanan utama sedangkan cacing tanah sebagai makanan tambahannya.

7. Siput

Rekomendasi makanan ikan gabus selanjutnya adalah siput yang tinggal di tanah yang lembab. Siput mengandung nutrisi baik untuk mempercepat pertumbuhan ikan gabus.

Cara memberikan pakan ikan gabus menggunakan siput yakni dengan memisahkan cangkang dan daging siput. Selanjutnya potong halus daging siput ke dalam ukuran kecil lalu tebarkan di kolam ikan gabus.

8. Keong Sawah

Keong sawah memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan bisa membantu pertumbuhan ikan gabus. Bapak/Ibu yang tinggal di dekat sawah atau memiliki sawah bisa menjadikan keong sawah sebagai salah satu alternatif makanan ikan gabus tambahan.

Baik anakan ikan gabus maupun ikan gabus dewasa, semua jenis ikan gabus bisa mengonsumsi keong sawah sebagai makanan tambahan karena khasiat dan nutrisinya.

Caranya mulai dari memisahkan cangkang dan daging keong sawah, lalu potong dagingnya ke bagian terkecil atau dihaluskan. Setelah selesai, Bapak/Ibu bisa menebarkan daging keong sawah di kolam.

9. Kutu Air

Kutu air bisa dijadikan pakan ikan gabus kecil atau anakan ikan gabus. Sebab, kutu air mengandung kadar protein yang tinggi yakni sekitar 41 persen. Dengan kadar protein yang cukup tinggi tersebut bisa mengoptimalkan pertumbuhan bibit ikan gabus agar cepat besar.

Ukuran kutu air kecil dan cukup menarik perhatian bibit ikan gabus sehingga ikan bisa terlatih sifat memburunya.

10. Bekicot

Selain keong sawah, Bapak/Ibu bisa menjadikan bekicot sebagai alternatif makanan ikan gabus tambahan. Nutrisi yang terkandung di dalam bekicot hampir sama dengan keong sawah. Jadi, Bapak/Ibu bisa menyertakan bekicot saat memberi pakan ikan gabus dengan keong sawah.

Baca Juga: Tips Mudah Budidaya Ikan Gabus agar Cepat Panen!

Cara Pemberian Pakan Ikan Gabus yang Benar

Di habitat aslinya, ikan bagus tergolong sebagai ikan predator yang memasang penghuni perairan air tawar atau penghuni sungai lainnya. 

Beberapa di antaranya adalah ikan, udang, katak dan cacing. Ikan gabus pandai berkamuflase di dalam perairan dan secara perlahan mendekati mangsanya.

Sementara itu, ikan gabus yang berasal dari perairan Pulau Sumatera dan Kalimantan, kebanyakan ikan gabus dari sana sudah terbiasa mengonsumsi makanan ikan bagus berupa pelet yang mengandung kadar protein sebanyak 30 persen.

Dikarenakan sifat alamiahnya sebagai predator dan kanibal, jangan biarkan dosis pakan ikan gabus berkurang karena ikan gabus bisa memangsa jenis sesamanya, terlebih lagi bila ada bibit ikan gabus maka bibit tersebut bisa saja menjadi mangsa ikan gabus.

Disarankan untuk memberi pakan sebanyak dua sampai tiga kali sehari dengan takarannya disesuaikan berdasarkan banyaknya ikan gabus di dalam kolam. Idealnya, makanan ikan gabus per harinya sebesar 5 persen dari bobot biomassanya.

Dengan kata lain, semakin banyak ikan gabus di dalam kolam maka pemberian makanannya juga harus banyak, begitu juga yang terjadi sebaliknya bila jumlah ikan gabus sedikit. Waktu terbaik pemberian pakan ikan bagus di antara pagi, siang dan sore hari.

Baca Juga: 15++ Jenis Pakan Ikan Bandeng dan Cara Pemberian yang Efektif!

Tips Memilih Makanan Ikan Gabus & Komposisi yang Tepat

Untuk mempercepat proses panen ikan gabus, Bapak/Ibu perlu mempertimbangkan jenis makanan yang kaya akan protein. Sebab protein mampu memaksimalkan proses pertumbuhan ikan gabus dalam waktu yang cukup cepat.

Bahkan, beberapa pakan alami diklaim bisa mempercepat pertumbuhan ikan gabus dua sampai lima kali lebih cepat dibandingkan pelet buatan pabrik.

Namun, bila Bapak/Ibu ingin bereksperimen dengan membuat makanan ikan bagus sendiri maka Bapak/Ibu bisa mengikuti beberapa ketentuan komposisi berikut ini:

  • Bahan kategori 1 pertama sebesar 30 persen.
  • Bahan kategori 1 kedua sebesar 20 persen.
  • Bahan kategori 2 sebanyak 40 persen.
  • Bahan kategori 3 sebanyak 5 persen.

Sebagai contoh, Bapak/Ibu bisa mencampur beberapa bahan untuk dijadikan pakan ikan gabus dengan ketentuan komposisi seperti: 35 persen tepung ikan, cacahan udang 30 persen, tepung jagung 40 persen, garam, dan beberapa bahan lain yang mengandung mineral sebesar 5 persen.

Meskipun begitu, kadar dari setiap bahan bisa saja berbeda dari ketentuan di atas tergantung ketersediaan dana operasional namun dengan kadar yang tidak terlalu berbeda jauh dari yang sudah tertulis di atas.

Misalnya saja Bapak/Ibu ingin menambahkan kadar tepung ikan jadi 40 persen, cacahan ikan rucah 30 persen, tepung kedelai 30 persen, dan bahan tambahan lainnya tetap 5 persen.

Baca Juga: Teknik Pembesaran Ikan Nila Agar Lebih Cepat & Hemat Pakan!

Persoalan yang Sering Terjadi Saat Panen Ikan Gabus

Tak sedikit ditemukan kasus bahwa Pembudidaya ikan gabus mengalami rugi karena pada saat waktu panen, hasil panen ikan gabus hanya sedikit dan berbeda jauh dari target jumlah ikan yang akan dipanen. Tentu ini bisa berdampak akan keuntungan yang didapatkan Bapak/Ibu.

Sumber persoalan berkurangnya jumlah ikan gabus yang dipanen karena ketidakterampilan Sahabat Pembudidaya dalam hal mengatur dan mengelola pakan ikan gabus.

Sebab, selain memperhatikan kadar protein di dalam pakan, Bapak/Ibu perlu juga memperhatikan komposisi pakan yang dibutuhkan untuk satu kolam budidaya ikan gabus.

Apabila kebutuhan proteinnya kurang, maka sifat alamiah ikan gabus sebagai ikan predator muncul.

Kurangnya protein tersebut membuat ikan predator akhirnya memangsa temannya sendiri. Itulah yang membuat jumlah ikan gabus jadi sedikit saat memasuki masa panen.

Solusi terbaiknya adalah dengan mengandalkan eFeeder untuk memberi makan ikan gabus. eFeeder merupakan alat khusus yang dirancang untuk memudahkan Sahabat Pembudidaya dalam memberi pakan ikan.

Sahabat Pembudidaya bisa mengatur kadar nutrisi dan banyaknya pakan yang akan ditebar dalam satu kali tebar. 

Di waktu yang telah diatur oleh Bapak/Ibu, eFeeder akan menebar pakan ikan gabus secara merata ke seluruh sudut kolam budidaya. Dengan begitu, seluruh ikan gabus akan mendapatkan pakan dengan kadar protein yang sama.

pesan efeeder

Related Post