jenis ikan bawal

Berdasarkan asalnya, ada dua jenis ikan bawal, yakni ikan bawal air tawar dan air laut. Kedua jenis ikan bawal ini sama-sama memiliki daging yang tebal dan lezat sehingga permintaan ikan bawal makin meningkat setiap tahunnya.

Salah satu sifat ikan bawal adalah waktu tumbuh kembangnya yang cukup pesat. Bapak/Ibu hanya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk mendapatkan ikan bawal dengan berat 1 kg. 

Jika Bapak/Ibu tertarik untuk memulai bisnis budidaya ikan bawal, sebaiknya cari tahu dulu jenis ikan bawal apa yang akan dibudidayakan. Dengan begitu, Bapak/Ibu dapat mengetahui cara perawatan dan metode budidaya seperti apa yang tepat untuk ikan bawal tersebut.

Ciri-Ciri Ikan Bawal

Di Indonesia, saat ini harga ikan bawal mulai dari 55 ribu Rupiah per kg. Harga jualnya tergantung dari lokasi tempat membeli ikan dan kualitas ikan itu sendiri. Kendati demikian, harga terendah ikan bawal saja sudah cukup menggiurkan.

Langkah pertama untuk melakukan budidaya ikan bawal adalah dengan mengetahui ciri-ciri ikan bawal sehat. Berikut ulasannya!

1. Bentuk Badan Oval

Ciri ikan bawal yang paling mudah diidentifikasi adalah bentuk badannya yang oval dan pipih. Rasio perbandingan tinggi dan panjang ikan bawal adalah 1:2. Sebagai contoh, bila panjang ikan bawal 20 cm maka tinggi ikan bawal tersebut adalah 10 cm.

2. Sirip Ikan Berwarna Merah

Apabila ikan bawal sudah memasuki usia remaja atau usia dewasa, biasanya semua sirip ikan tersebut berwarna merah. Sirip yang dimaksud adalah sirip perut, sirip ekor, dan sirip anus.

3. Warna Tubuh Gelap

Perbedaan antara ikan bawal dan ikan piranha yang paling jelas terlihat adalah warna tubuhnya. Ikan bawal cenderung memiliki warna yang lebih gelap daripada ikan piranha. Warna dasar ikan piranha adalah warna perak mewah yang lebih terang, dikombinasikan dengan corak bintik di seluruh tubuhnya.

4. Terdapat Garis Hitam di Bagian Sirip Ekor

Apabila diperhatikan lebih teliti, ikan bawal memiliki garis hitam di bagian pangkal sirip ekornya. Cara yang digunakan para Pembudidaya ikan bawal dan pedagang ikan untuk membedakan ikan bawal dengan ikan air tawar/laut lainnya adalah dengan memperhatikan garis hitam tersebut.

5. Bentuk Kepala Kecil, Gigi Tajam, dan Rahang Pendek

Ciri fisik ikan bawal selanjutnya adalah ukuran kepalanya yang kecil, dengan tekstur gigi yang tajam namun rahang yang pendek.

Baca Juga: Cara Memulai hingga Memasarkan Hasil Budidaya Ikan Bawal

Karakteristik Ikan Bawal

Selain ciri fisik, ikan bawal memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dengan jenis ikan lainnya, yaitu:

  • Pemijahan induk bawal dilakukan dengan cara kawin suntik (induce spawning).
  • Induk bawal dapat menghasilkan telur sebanyak maksimal 100.000 telur.
  • Telur bawal akan melayang saat terkena air.
  • Telur bawal akan menetas dalam kurun waktu 16-24 jam.
  • Benih ikan bawal diklasifikasikan sebagai ikan omnivora karena dapat memakan apa saja, mulai dari tumbuhan air hingga plankton. Namun, ikan bawal dewasa diklasifikasikan sebagai ikan karnivora.
  • Nafsu makan ikan bawal tinggi.
  • Di usia 6-7 bulan, bobot anakan ikan bawal bisa mencapai 500 gram/ekor.
  • Ikan bawal berenang lebih lambat daripada jenis ikan air tawar lain seperti ikan lele dan ikan gurame.

Jenis Ikan Bawal yang Laku di Pasaran

Awalnya, ikan bawal di Indonesia hanya diperuntukkan sebagai ikan hias di tahun 1986. Kini, jenis ikan bawal di perairan Indonesia ada 5, dengan ciri dan karakteristiknya masing-masing.

Berikut ini penjabaran rinci ciri-ciri dan karakteristik ikan bawal di Indonesia.

1. Ikan Bawal Hitam

Ikan bawal hitam hidup di perairan yang berlumpur atau di muara-muara sungai. Jenis ikan bawal ini bisa ditemui di laut Jawa, Selat Malaka, perairan Sulawesi Selatan, sepanjang perairan Kalimantan, dan laut Arafuru. 

Ciri fisik ikan bawal hitam adalah warna tubuhnya abu keungu-unguan, terdapat bercak hitam di satu sisi, dan bagian bawah tubuhnya berwarna putih perak. Ukuran tubuhnya juga lebih tinggi dan lebih pipih dengan bentuk yang menyerupai bentuk belah ketupat. Ikan bawal hitam mampu tumbuh hingga berbobot lebih dari 1 kg.

2. Ikan Bawal Putih

Ikan bawal putih memiliki ukuran dan bentuk tubuh yang hampir mirip dengan ikan bawal hitam, yakni bentuk tubuh menyerupai bentuk belah ketupat dengan ukuran tubuh maksimal 15-20 cm. Tubuh ikan bawal putih berwarna putih perak dan bagian atas tubuhnya berwarna abu-abu.

Bagian sirip ikan ini berwarna hitam buram. Berat tubuh ikan bawal putih bisa mencapai 1-2 kg. Ikan bawal putih terbiasa hidup berkelompok dengan kawanannya.

Perbedaan ikan bawal hitam dan putih adalah ikan bawal putih memiliki gerak berenang yang lebih agresif dibandingkan ikan bawal hitam. Ikan bawal putih mampu berenang dan bertahan hidup di air hingga kedalaman 15-25 m. Di area yang berlumpur, ikan bawal putih mampu bertahan hidup hingga kedalaman 100 m.

3. Ikan Bawal Air Tawar

Ikan bawal air tawar hidup di perairan air tawar Indonesia, Malaysia, Taiwan, dan Amerika. Nama latin ikan bawal air tawar adalah Silver Pompano. Bentuk dan fisik jenis ikan bawal ini berbeda jauh dengan ikan bawal putih dan hitam.

Tubuh ikan bawal air tawar berukuran lebih besar daripada ikan bawal putih dan hitam. Bentuknya bulat dan berwarna abu-abu gelap atau hitam.

Terdapat corak berwarna putih di bagian tengah tubuhnya, dan sisi bagian atas berwarna sedikit lebih hitam. Bagian bawah atau perut ikan ini berwarna oranye kemerahan. 

Bawal air tawar memiliki 5 sirip, yaitu sirip dada, sirip punggung, sirip perut, sirip anus, dan ekor. Baik sirip, bibir, maupun mulut bawal air tawar berukuran kecil. 

Perbedaan lainnya adalah ikan bawal air tawar memiliki insang permukaan yang membuat ikan ini dapat bernapas lebih banyak dan luas daripada jenis ikan bawal lainnya. Selain itu, kemampuan renang ikan bawal air tawar terhitung cepat. 

Dari aspek pertumbuhan dan perkembangan, ikan bawal air tawar dapat tumbuh cepat dalam jangka waktu pendek.

Bapak/Ibu perlu waspada, karena ikan bawal air tawar memiliki sifat kanibal. Ikan bawal air tawar hidup bergerombol dan di saat mereka kelaparan, mereka dapat memakan sesama jenisnya.

Secara nutrisi, ikan bawal air tawar adalah pilihan ikan yang tepat untuk meningkatkan kecerdasan otak anak dan membantu konsumen yang sedang melakukan program diet karena ikan jenis ini tinggi akan omega 3 dan omega 6.

4. Ikan Bawal Bintang

Ikan bawal bintang atau Trachinotus blochii adalah jenis ikan bawal yang bisa Bapak/Ibu temui di wilayah perairan Kepulauan Jepang, Laut Cina Selatan, perairan Pasifik, Samudra Hindia, Australia, hingga perairan Indonesia. 

Ikan bawal bintang diklasifikasikan sebagai jenis ikan bawal yang hidup di air laut murni. Kendati demikian, ikan bawal bintang dapat beradaptasi di wilayah muara sungai dan perairan pesisir pantai yang berlumpur. Bahkan saat bawal bintang beranjak dewasa, mereka akan berenang ke area terumbu karang.

Ciri fisik bawal bintang adalah bentuk tubuh yang pipih menyerupai bentuk belah ketupat, dengan tubuh berwarna hitam di bagian atas dan warna putih perak di bagian lainnya. Sirip bagian perut dan bawah tubuh ikan ini berwarna hitam buram. 

Ikan bawal bintang hidup berkelompok dengan kawanannya. Ikan bawal bintang juga tergolong sebagai jenis ikan bawal kanibal yang dapat memangsa sesama jenisnya saat tidak ada makanan di sekitarnya.

5. Ikan Bawal Brama

Jenis ikan bawal yang terakhir di Indonesia adalah ikan bawal brama yang diklasifikasikan ke dalam famili Bramidae. Ikan bawal brama berasal dari perairan daerah Hawaii dan kini mulai terlihat di perairan Indonesia.

Beberapa peneliti mengklaim bahwa ada kemungkinan ikan bawal brama juga hidup di wilayah perairan Samudra Pasifik bagian selatan, Samudra Hindia, dan Samudra Atlantik.

Ikan ini memiliki bentuk sedikit lonjong bila dilihat dari samping, dengan warna tubuh bagian atas dan bawah sedikit lebih gelap namun berwarna putih keabu-abuan di bagian tengah tubuhnya. Sirip bagian perut dan bentuk ekor bawal brama panjang. Bila dilihat dengan cermat, bentuk mulut bawal brama bagian bawah lebih besar dibandingkan bibir bagian atas. Bobot bawal brama bisa mencapai 3,3 kg.

Sayangnya, masih belum dapat dipastikan apakah ikan bawal brama dapat dikonsumsi oleh manusia. Meskipun begitu, masyarakat di negara Jepang dan Korea kerap menjadikan ikan bawal brama sebagai makanan konsumsi karena bentuk dan ukurannya yang besar sehingga dapat dimakan bersama-sama.

Baca Juga: 7 Makanan Ikan Bawal agar Cepat Besar dan Sukses Panen!

Tips Sukses Budidaya Ikan Bawal

Jenis ikan bawal apapun yang akan dibudidayakan, faktor yang cukup penting untuk mensukseskan bisnis budidaya ikan bawal adalah modal bisnis. Ada banyak tips supaya Bapak/Ibu dapat menekan modal bisnis, misalnya dengan menggunakan kolam terpal karena hemat biaya pembuatan kolam. Kendati demikian, supaya bisnis budidaya dapat menghasilkan panen ikan berkualitas dengan biaya perawatan ikan yang bisa ditekan, sebaiknya Bapak/Ibu menggunakan kolam tanah atau kolam beton. 

Ketika bisnis Bapak/Ibu sudah mulai berjalan, pasti Bapak/Ibu ingin mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan bisnisnya. Kabayan lah jawabannya!

Kabayan adalah salah satu layanan yang disediakan oleh eFishery, di mana Bapak/Ibu bisa mendapatkan fasilitas budidaya ikan dan membayarnya ketika sudah panen. Melalui Kabayan, Bapak/Ibu akan mendapatkan akses ke lembaga finansial terpercaya yang terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan)!

Cara mengajukannya sangat mudah! Bapak/Ibu bisa melakukannya melalui aplikasi eFisheryKu! Yuk download eFisheryKu sekarang dan ajukan diri untuk program Kabayan!

Pertanyaan Seputar Potensi Bisnis Hatchery Udang

Ikan bawal termasuk jenis ikan air tawar dan ikan air laut. Ikan bawal air tawar golongan ikan neotropik.

Secara umum, ciri-ciri ikan bawal adalah badan berbentuk oval, sirip berwarna merah, tubuh berwarna gelap, sirip ekor bergaris hitam, kepala kecil, gigi tajam, dan rahang pendek.

Related Post