Anco udang adalah alat yang membantu Petambak dalam memantau nafsu makan udang yang dibudidayakan. Alat ini berfungsi untuk memantau efisiensi penggunaan pakan yang diberikan.
Pakan yang efisien tentu sangat baik bagi pertumbuhan dan perkembangan udang. Pengamatan tingkat konsumsi pakan udang dengan jaring udang dapat membantu Petambak dalam menentukan apakah pakan harus ditambahkan atau dikurangi.
Untuk mengetahui apa itu anco dan berbagai manfaatnya dalam memantau kesehatan udang, Bapak/Ibu dapat menyimak artikel ini sampai bawah, ya!
Anco udang atau feeding tray adalah alat bantu yang digunakan Petambak untuk mengetahui apakah udang memakan pakan yang diberikan atau tidak. Bisa dikatakan bahwa anco dapat digunakan dalam mendeteksi nafsu makan udang, sehingga Petambak dapat menentukan jumlah pakan yang diberikan.
Bentuk anco sangatlah beragam, ada yang berbentuk persegi maupun lingkaran. Biasanya, ukuran panjang atau diameter anco adalah 80-100 cm. Jarak antar anco harus proporsional agar mewakili populasi udang. Anco biasa diletakkan 2-3 meter dari tambak udang.
Cara membuat anco udang sangatlah mudah. Bapak/Ibu hanya perlu menyediakan besi, tali, dan jaring. Buatlah rangka sesuai keinginan Bapak/Ibu, kemudian pasang jaring pada rangka tersebut. Lalu, kaitkan tali yang berfungsi untuk mengangkat dan menurunkan anco udang.
Fungsi anco pada tambak udang adalah untuk memantau tingkat efisiensi penggunaan pakan. Tentu saja, penggunaan anco sangatlah efektif karena pakan yang Bapak/Ibu berikan tidak kurang maupun lebih.
Waktu terbaik memantau efisiensi pakan dengan menggunakan anco adalah 2-3 jam setelah pemberian pakan. Pemantauan ini, dilakukan secara rutin setiap hari.
Selain memantau efisiensi pakan, anco juga dapat digunakan untuk memonitor kesehatan udang. Dengan adanya pengecekan, Bapak/Ibu dapat memantau apakah udang yang Bapak/Ibu budidayakan terserang penyakit atau tidak.
Untuk mengetahui berapa jumlah pakan yang diberikan dengan anco, Bapak/Ibu dapat mengecek pada tabel di bawah ini:
Jumlah anco yang digunakan pada tambak disesuaikan dengan kebutuhan. Biasanya para Petambak menggunakan 4 anco yang diletakkan di 4 bagian tambak. Berikut adalah jumlah anco yang disarankan berdasarkan luas kolam:
Dengan adanya anco, Bapak/Ibu dapat memberi pakan secara optimal dan memonitor kesehatan udang setiap hari.
Cara memasang anco di tambak sangatlah mudah. Berikut adalah cara memasangnya:
Dengan cara tersebut, Bapak/Ibu dapat memantau tingkat konsumsi pakan udang. Berikut ini adalah tabel pengecekan anco yang harus Bapak/Ibu perhatikan untuk melakukan tindakan yang tepat:
Dari tabel tersebut, jika Bapak/Ibu melihat anco kosong tanpa sisa pakan, artinya pakan yang diberikan belum cukup. Dengan begitu, pakan dapat ditambah sebanyak 5%.
Selanjutnya, apabila terdapat sedikit sisa pakan pada anco, maka jumlah pakan selanjutnya dapat dipertahankan. Apabila ada banyak pakan yang tersisa pada anco, maka pada pemberian pakan berikutnya dapat dikurangi sebanyak 10-40%.
Dengan mengenal anco udang, Bapak/Ibu diharapkan bisa lebih memonitoring nafsu makan udang agar mendapatkan panen maksimal.
Isi data diri Bapak/Ibu di formulir berikut ini. Tim kami akan segera menghubungi Bapak/Ibu melalui nomor handphone yang terlampir. Pastikan data yang diisi sudah benar.
Fungsi anco pada tambak udang adalah untuk memantau tingkat efisiensi penggunaan pakan.
©2022 eFishery | eFishery is a trademark of PT Multidaya Teknologi