budidaya ikan konsumsi

Budidaya ikan konsumsi adalah salah satu cara mendapatkan ikan yang dikonsumsi manusia sebagai sumber pangan. Budidaya ikan konsumsi merupakan salah satu upaya untuk menyediakan kebutuhan pangan sebagai sumber protein.

Sumber protein dari ikan makin hari mengalami peningkatan, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kandungan gizi ikan. Hal ini bisa menjadi peluang yang menjanjikan untuk budidaya ikan konsumsi karena permintaan ikan konsumsi yang tinggi.

Apakah Bapak/Ibu tertarik untuk memulai usaha budidaya ikan konsumsi? Yuk, simak artikel ini untuk mengetahui cara memulai budidaya ikan konsumsi yang berhasil! 

Potensi Bisnis Budidaya Ikan Konsumsi di Indonesia

Di Indonesia, tren bisnis budidaya ikan konsumsi makin populer. Kebutuhan ikan konsumsi di pasaran dari waktu ke waktu kian meningkat. Hal ini membuat bisnis budidaya makin menguntungkan.

Namun, jumlah pelaku Pembudidaya ikan masih terbilang sedikit, sehingga stok ikan di pasaran sangat minim. Menerjuni bisnis budidaya ikan konsumsi memiliki potensi yang sangat bagus karena ikan konsumsi mudah dibudidayakan.

Saat ini, budidaya ikan makin gencar dilakukan para Pembudidaya ikan karena kebutuhan konsumsi ikan makin meningkat tiap tahunnya. Bahkan, konsumsi ikan nasional tahun 2020 mencapai 56,39 kg/kapita. Angka ini naik 3,47% dibanding tahun sebelumnya, yaitu 54,5 kg/kapita. Selain itu, banyak pelaku bisnis kuliner baik warung tenda hingga hotel berbintang yang membutuhkan pasokan ikan konsumsi dalam jumlah banyak.

Dengan meningkatnya kebutuhan ikan konsumsi, tentunya bapak/Ibu dapat menekuni bisnis budidaya ikan konsumsi yang menguntungkan ini. Budidaya ikan konsumsi dapat dimulai dengan lahan kecil, seperti bak maupun pekarangan rumah. Bapak/Ibu tak perlu lagi khawatir lagi akan kesulitan untuk melakukan budidaya ikan konsumsi.

Jenis Ikan Konsumsi

Ada banyak jenis ikan konsumsi yang mudah dibudidayakan. Apa saja jenis ikan konsumsi air tawar yang mudah dibudidayakan? Yuk simak ulasannya di sini!

1. Ikan Lele

Ikan lele menjadi salah satu jenis ikan yang paling banyak dibudidayakan dan menjadi bisnis yang menguntungkan. Sebab, ikan ini memiliki banyak penggemar sehingga menyebabkan permintaan pasar terhadap ikan lele tergolong tinggi. Tak heran jika ikan ini memiliki banyak penggemar karena rasanya yang gurih dan lezat.

Selain itu, kemunculan warung pecel lele yang makin banyak dan tersebar di berbagai kota besar, membuat ikan lele menjadi incaran sebagian pemilik tempat makan. Keuntungan dari budidaya ikan lele ini adalah proses budidayanya yang mudah dan waktu pemeliharaan yang cukup singkat. Proses pertumbuhan ikan lele tergolong cepat dan cara perawatannya tidak rumit karena ikan lele mempunyai kemampuan bertahan hidup dan adaptasi yang baik sehingga mampu menyesuaikan dengan lingkungannya.

2. Ikan Nila

Kebutuhan ikan tidak pernah ada habisnya dalam kehidupan sehari-hari. Usaha budidaya ikan nila merupakan usaha yang potensial karena banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Bisnis budidaya ikan nila cocok untuk pemula karena cara budidayanya cukup mudah dan tidak memerlukan modal usaha yang besar. 

Ikan nila merupakan salah satu ikan favorit yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Tingkat konsumsi ikan nila ini sangat tinggi, rata-rata ikan nila yang dikonsumsi sebanyak 3,06 kg/bulan. Selain, itu rasa daging yang lezat, daging relatif besar, dan harganya cukup terjangkau menjadi alasan masyarakat menyukai ikan ini.

3. Ikan Gurame

Saat ini, ikan gurame menjadi salah satu bahan makanan yang banyak dicari masyarakat. Ikan gurame banyak disukai karena memiliki daging yang gurih, enak, padat, dan duri-durinya besar sehingga mudah dimakan. Permintaan akan ikan ini di pasaran juga tinggi, membuat usaha budidaya ikan gurame sangat menguntungkan. 

Dalam menjalankan bisnis ikan gurame terdapat keuntungan yang bisa didapatkan, yaitu harga ikan gurame cukup tinggi, angka kematian rendah, pakan yang diperlukan sedikit, dan jumlah ikan gurame di pasaran belum terpenuhi karena tingginya permintaan pasar.

4. Ikan Bawal

Bisnis budidaya ikan bawal juga berpotensi cukup menguntungkan. Banyak masyarakat Indonesia yang menyukai ikan ini karena memiliki rasa gurih, daging yang lembut, kaya nutrisi, dan cocok diolah dengan resep masakan apa saja menjadikan ikan bawal disukai oleh semua kalangan usia. Keuntungan dari bisnis budidaya ikan bawal ini tentu menghasilkan profit yang stabil tiap bulannya karena permintaan selalu meningkat. 

5. Ikan Mas

Budidaya ikan mas adalah bisnis yang populer karena ikan mas adalah salah satu komoditas ikan air tawar favorit warga Indonesia, sehingga permintaan pasarnya tidak pernah sepi. Ikan mas merupakan jenis ikan yang sangat suka makan. Hal ini membuat pertumbuhannya 5 kali lebih cepat dari ikan tawar lainnya.

Selain itu, banyak Pembudidaya yang tertarik dalam membudidayakan ikan mas karena bisa hidup di berbagai jenis lingkungan. Alasan budidaya ikan mas menguntungkan adalah permintaan pasar yang luas, mudah dibudidayakan karena dapat memijah secara alami tanpa bantuan manusia, memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi, pakannya mudah karena dapat mengkonsumsi pakan alami maupun buatan, dan harga jualnya yang tinggi.

6. Ikan Patin

Saat ini, ikan patin menjadi salah satu komoditas unggulan di bidang perikanan. Ikan air tawar yang berwarna putih keabu-abuan ini memiliki rasa yang lezat, unik, dan mengandung protein cukup tinggi. Ikan ini aman dikonsumsi karena memiliki kandungan kolesterol sangat rendah.

Budidaya ikan patin menjadi potensi bisnis yang menguntungkan karena permintaan pasar tinggi, jumlah konsumsi ikan patin terus meningkat, pemeliharaan cepat hanya sekitar 3-4 bulan sehingga biaya produksinya rendah namun harga jualnya tinggi di pasaran. Jadi, Bapak/Ibu dapat meraup untung besar.

7. Ikan Mujair

Tak kalah dengan jenis ikan lainnya, ikan mujair merupakan ikan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia sehingga memiliki peluang bisnis yang besar untuk dibudidayakan. Ikan ini memiliki rasa yang nikmat dan memiliki manfaat mengatasi obesitas serta mencegah kanker.

Banyak faktor yang menjadi alasan mengapa ikan mujair ini sangat menguntungkan, yaitu ikan mujair dapat dibudidayakan di lahan minim dengan padat tebar yang tinggi, pemasaran ikan mujair mudah karena permintaan yang tinggi, dan merupakan ikan dengan harga yang tinggi di pasaran.

Persiapan Memulai Bisnis Budidaya Ikan Konsumsi

Bisnis budidaya ikan konsumsi menjadi salah satu bisnis yang tidak pernah mati. Mengingat ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi di Indonesia, serta jumlah konsumsi ikan yang kian hari makin meningkat. 

Untuk memulai bisnis budidaya ikan, Bapak/Ibu perlu mempersiapkan beberapa hal seperti lahan khusus untuk dijadikan tempat budidaya ikan, benih ikan terbaik, pakan, hingga proses panen ikan. Hal penting yang harus diingat dalam budidaya ikan konsumsi adalah tekun dalam pengecekan setiap harinya. Selain itu, limbah juga perlu diperhatikan karena limbah yang menumpuk akan menyebabkan ikan menjadi stres dan terserang penyakit.

Tips Sukses Bisnis Budidaya Ikan Konsumsi

Sebelum Bapak/Ibu memulai bisnis budidaya ikan konsumsi, ikuti tips berikut yuk!

1. Pemilihan Bibit Ikan Terbaik

Faktor awal penentu berhasil tidaknya suatu proses budidaya hingga menjelang masa panen adalah penyediaan bibit ikan berkualitas dan sehat, sehingga hasil panen sesuai dengan apa yang diharapkan.

Berikut tips memilih bibit ikan yang berkualitas:

  • Perhatikan apakah bibit ikan aktif berenang di dalam air.
  • Pilihlah bibit yang ukurannya seragam.
  • Pastikan bibit terjamin kualitasnya dan bebas dari penyakit.

Dengan Bapak/Ibu mengandalkan benih ikan air yang berkualitas baik, maka Bapak/Ibu dapat mempersingkat masa budidaya sebesar 30% dari estimasi waktu panen yang telah ditentukan.

2. Pemilihan Media Budidaya Ikan

Secara umum, membudidayakan ikan dapat menggunakan berbagai media budidaya, seperti bak, kolam, tambak, maupun keramba. Pemilihan wadah yang akan digunakan tentunya didasarkan pada jenis ikan yang akan dipelihara, lokasi budidaya, serta biaya yang dimiliki. Namun, setiap jenis ikan memiliki treatment yang berbeda-beda, termasuk memilih media budidaya ikan.

3. Tabur Ikan Sesuai Kapasitas Wadah

Sebelum menebar benih ikan, Bapak/Ibu perlu mengetahui padat tebar benih ikan. penentuan padat tebar memberikan manfaat antara lain adalah:

  • Dapat menentukan jumlah pakan yang akan diberikan.
  • Mengoptimalkan wadah pembesaran sesuai dengan daya dukung wadah pembesaran tersebut.
  • Mengurangi timbulnya penyakit.
  • Menentukan target produksi pada akhir pemeliharaan.

Padat tebar merupakan acuan untuk jumlah ikan yang akan ditebar pada kolam pemeliharaan. Berikut adalah rumus menghitung padat tebar atau jumlah benih yang bisa ditebar sesuai ukuran kolam:

Padat Tebar = Jumlah Ikan Tebar / Luas Kolam

4. Perawatan Ikan

Perawatan ikan merupakan hal yang penting. Untuk merawat ikan, Bapak/Ibu perlu memperhatikan kondisi terkini air dalam wadah budidaya. Perhatikan bagaimana kondisi air, seberapa sering harus diganti atau perhatikan apakah ada kotoran di dalam wadah yang berasal dari sisa pakan.

Sisa pakan berpotensi menciptakan bakteri yang kurang baik untuk benih ikan. Pastikan juga kondisi ikan satu per satu untuk meminimalisir terjadinya penyebaran hama dan penyakit yang menimbulkan kematian massal pada ikan.

5. Pakan dan Suplemen Ikan

Pada umumnya, pemberian pakan setiap jenis ikan berbeda-beda. Bapak/Ibu perlu mengetahui aturan pakan untuk masing-masing jenis ikan. Pemberian suplemen atau vitamin juga memiliki dosis tertentu untuk setiap ikan.

Bila Bapak/Ibu selalu memperhatikan aturan pemberian pakan dan suplemen, ikan dapat tumbuh dengan baik. Pakan dan suplemen juga mempengaruhi percepatan pertumbuhan ikan. Metode pemberian pakan ada dua, yaitu sekenyangnya (ad satiation) dan sesuai dengan perhitungan kebutuhan pakan berdasarkan berat tubuhnya (ad libitum).

Berat pakan yang diberikan pada metode ad libitum adalah 3-5% berat tubuh per hari. Pakan diberikan 3-4 kali sehari. Perlu diperhatikan adalah jangan sampai ada sisa pakan yang tersimpan dan mengendap pada kolam atau wadah budidaya. Hal ini justru menghambat pertumbuhan ikan.

Nikmati Kemudahan Pemberian Pakan dengan eFeeder 5

Untuk menyiasati pemberian pakan ikan dalam mengatur, menebar, dan mencatat pakan ikan, eFishery menciptakan eFeeder 5 sebagai alat pemberian pakan otomatis. Bapak/Ibu dapat memberi pakan ikan dengan praktis hanya dengan menggunakan handphone tanpa perlu repot mengingat jadwal pemberian pakan dan berkeliling kolam.

eFeeder 5 dibuat untuk menghemat waktu dan mengatur banyaknya pemberian pakan sehingga tidak ada sisa pakan di kolam, sehingga Bapak/Ibu tidak perlu menimbang dan menebar pakan secara manual. Pakan yang dilontarkan juga tercatat dengan rapi dan bisa dilihat di aplikasi eFeeder pada handphone Bapak/Ibu.

Pesan eFeeder 5 sekarang dan rasakan kemudahan menebar pakan secara praktis!

Related Post