Hati-Hati, Penyakit Udang Mengancam Tambak Anda!

efishery 2 days ago

Penyakit adalah salah satu faktor terbesar kegagalan panen udang budidaya air tawar. Hal ini banyak menjadi curhatan para Sahabat Pembudidaya kami yang kewalahan di lapangan. 


Melihat kondisi budidaya rekan-rekan kami yang terancam, tentunya kami tidak tinggal diam. eFishery langsung bergerak, berkolaborasi untuk mencari solusi dan langkah pencegahan untuk menangani penyakit udang.


Namun, sebelum mengetahui cara menangani dan menghindarinya, pertama kita perlu mengenal jenis dan asal penyakitnya. Kebanyakan penyakit pada udang disebabkan oleh patogen, mikroorganisme yang mampu menyebabkan penyakit pada makhluk hidup, termasuk pada udang. Berdasarkan penemuan tim Akuakultur kami di eFishery, berikut adalah beberapa jenis penyakit udang yang sering menyerang.



Sumber: researchgate.net

White Spot Syndrome (WSS)


Patogen    : Virus

Penyebab : kualitas air & lingkungan tidak terjaga, stres

Gejala       : 

  • Muncul bintik putih pada cangkang

  • Kulit memerah

  • Nafsu makan menurun

  • Udang berenang di permukaan air


Sumber: aquaculturealliance.org

Infectious Myonecrosis Virus/Myo (IMNV)


Patogen    : Virus

Penyebab : kualitas air tidak bagus/stabil

Gejala       : 

  • Udang tampak pucat

  • Ruas bagian bawah memerah

  • Otot yang rusak berwarna putih 



Sumber: aquaculturealliance.org

White Feces Disease (WFD)




Patogen    : Bakteri Vibrio

Penyebab : air kotor

Gejala       : 

  • Kotoran berwarna putih & mengambang



Sumber: aquaculturealliance.org

White Muscle Disease (WMD)



Patogen    : Virus

Penyebab : Penularan induk-anak, antar komoditas sekolam

Gejala       : 

  • Menyerang larva

  • Muncul warna putih susu pada tubuh larva

  • Kematian massal hingga 100%



Sumber: aquaculturealliance.org 

Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND)


Patogen    : Bakteri Vibrio

Penyebab : Kondisi air buruk

Gejala       : 

  • Dikenal sebagai Early Mortality Syndrome (EMS) 

  • Saluran pencernaan kosong

  • Kulit lunak

  • Kepala pucat & berbintik hitam

  • Udang yang lemas tenggelam di dasar kolam

  • Kematian bisa terjadi di hari ke-10 setelah penebaran

  • Kematian massal hingga 100%



Covert Mortality Disease (CMD)



Patogen    : Virus

Penyebab : Penularan induk-anak, antar komoditas sekolam

Gejala       : 

  • Udang yang mati ada di dasar kolam

  • Pertumbuhan lambat

  • Tubuh berwarna putih

  • Saluran pencernaan warna emas kecoklatan

  • Cangkang melunak



Keenam penyakit tersebut hanya segelintir dari berbagai mikroba, virus, jamur, dan bakteri yang menyerang komoditas udang. Mayoritas penyakit tersebut tumbuh subur di air yang tidak terawat, sehingga mudah berkembang dan menjangkit udang lain di kolam yang sama.


Salah satu taktik ampuh melindungi budidaya udang Anda adalah dengan menjaga kualitas dan kondisi air tambak Anda. Namun, dengan berbagai jenis disinfektan abal-abal di pasaran dan kondisi air daerah yang beragam, sulit bagi pembudidaya untuk terus merawat air kolam.


Dari situlah lahir eFishery Disease Prevention System (DPS), sistem terintegrasi yang mengkombinasikan teknologi dan strategi yang ampuh menjaga kualitas air tambak dan menjauhkan penyakit dari budidaya Anda. Dengan eFishery DPS, komoditas senantiasa terlindungi, dan kami bisa terus #TumbuhBersama Sahabat Pembudidaya udang kami.


Ikuti akun media sosial kami untuk info seputar eFishery Disease Prevention System!



Sumber: