Kampung Perikanan Digital, Upaya eFishery Untuk Mendekatkan Teknologi dengan Pembudidaya

efishery 8 hours ago

Dua tahun lalu, di penghujung tahun 2018, eFishery bersama Pemprov Jabar, Telkomsel, dan instansi lainnya meluncurkan Kampung Perikanan di desa Losarang, Indramayu, Jawa Barat. Kampung Perikanan Digital ini adalah kampung perikanan pertama yang ada di Jawa Barat dan di Indonesia, yang ditujukkan untuk menyediakan teknologi pemberi pakan otomatis eFisheryFeeder, sarana produksi, pendampingan, serta akses pasar bagi pembudidaya Lele di Losarang, Indramayu.


eFishery tidak berhenti sampai situ saja. Beberapa bulan kemudian, di bulan Mei 2019 eFishery kembali meluncurkan kampung perikanan yang kali ini dinamai Kampung Teknologi Perikanan di Desa Rejomulya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan. Hal ini sekaligus menjadi penanda adanya kampung perikanan berbasis teknologi pertama di Sumatera. Berbeda dengan kampung perikanan sebelumnya, Kampung Teknologi Perikanan di Palas merupakan kolaborasi eFishery dengan iGrow, perusahaan peer-to-peer lending, dan bersama-sama menyediakan ekosistem terpadu untuk memenuhi kebutuhan mitra pembudidaya ikan dan udang yang lebih aksesibel dan tepat guna. Bantuan yang diberikan di Kampung Teknologi Perikanan Lampung Selatan melingkupi akses pembiayaan dengan menyasar 50 pembudidaya ikan.


eFishery berkomitmen untuk terus membangun kampung perikanan berbasis teknologi, dan hal ini terwujud pada akhir tahun 2019. Pada bulan Desember 2019, eFishery kembali berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang didukung oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupatan Bogor, dan meluncurkan program Kampung Perikanan Digital di Kecamatan Pamijahan, Bogor, Jawa Barat. 

Kali ini, peran eFishery masih sama, yaitu menjadi penyedia teknologi dan data platform di kampung Perikanan Digital Bogor. Dengan menggunakan eFisheryFeeder, pemberikan pakan menjadi lebih teratur sehingga pertumbuhan ikan juga menjadi lebih mudah untuk dikontrol. Selain itu, dengan menggunakan aplikasi eFishery, pembudidaya dapat memantau perkembangan budi dayanya dan mencatat hasil budi daya dari setiap panen. Selain didukung teknologi tercanggih, para pembudidaya ikan dapat merasakan berbagai manfaat lainnya seperti learning center yang menyediakan beragam materi pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuannya, pendampingan budidaya oleh ahli perikanan yang berpengalaman, akses modal dan juga kemudahan untuk memasarkan hasil panennya dengan harga yang adil.

Gibran Huzaifah, selaku CEO eFishery, mengatakan bahwa, “Jika ada puluhan desa yang ikut serta, kita bisa memberikan dampak kepada ribuan pembudidaya. Target kami lumayan besar dan ambisius, baik dari eFishery maupun Pemprov Jabar. Di KPD Bogor ini, kami juga bekerja sama dengan BRI Microfinance. Mereka membantu untuk melakukan pendampingan dan pemberdayaan para pembudidaya ikan disini.” jelasnya. Penuturan Gibran menegaskan bahwa eFishery akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk terus membangun kampung perikanan berbasis teknologi dengan berbagai fasilitas lainnya, tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga di seluruh Nusantara!