SIAR

Ukuran Benih Nila dan Lele

Benih seperti apakah yang disebut dengan “belo”? Berapa cm benih ukuran “kebul”?

Mungkin pertanyaan di atas dapat dengan mudah dijawab oleh pembudidaya yang jam terbangnya sudah tinggi. Tapi, apakah pembudidaya pemula sudah familiar dengan istilah-istilah benih ikan tersebut?

Sebutan untuk masing-masing ukuran benih ikan bisa berbeda, baik antar daerah, antar komoditas, atau bahkan antar petani. Tapi, ada garis merah yang disepakati bersama, bahkan telah distandarisasi oleh SNI, seperti penyebutan untuk macam-macam ukuran benih nila hitam di bawah ini.

Kategori Ukuran (cm) Umur (hari)* Harga (/ekor)
Larva 0,6 - 0,7 7 Rp 10
Kebul 1 - 3 20 Rp 25
Gabar 3 - 5 40 Rp 50
Belo 5 - 8 70 Rp 75
Sangkal 8 - 12 100 Rp 150

* Setelah telur menetas.

 

Pada lele, sebutan “belo” dan “sangkal” itu juga masih digunakan di beberapa pembudidaya lele. Namun, masih lebih populer dengan langsung menyebutkan ukuran panjangnya. Ukuran 1-2 cm disebut ukuran 2, 2-3 cm disebut ukuran 3, dan seterusnya. Simak tabel berikut.

Kategori Ukuran Panjang Berat Jumlah (ekor/kg) Harga* Jenis Pakan Nama Lain
Benih 2-3cm 0,05-0,5gr 20000-2000 Rp 150/ekor Serbuk Larva
3-4cm 0,5-1,3gr 2000-770 Rp 185/ekor Serbuk & Pelet 0,8mm Bibit
4-5cm 1,3-2gr 770-500 Rp 185/ekor Serbuk & Pelet 1mm Bibit
5-6cm 2-7gr 500-140 Rp 200/ekor Pelet 1mm Bibit
6-7cm 7-8gr 140-125 Rp 250/ekor Pelet 1mm Belo
7-8cm 8-9gr 125-110 Rp 200/ekor Pelet 1-2mm Belo
8-9cm 9-10gr 110-100 Rp 225/ekor Pelet 1-2mm Belo
9-12cm 10-60gr 100-16 Rp 265-650/ekor Pelet 2-3mm Sangkal
Konsumsi 12-15cm 60-300gr 16-3 Rp 16.000 - 20.000/kg Pelet 3mm Daging

* Harga bisa berbeda di tiap daerah

Masing-masing pembudidaya memiliki pilihannya sendiri ketika memutuskan ukuran benih yang akan digunakan. Ukuran benih nila yang biasanya dipakai untuk pembesaran mulai dari kategori sangkal. Istilah “sangkal” sendiri punya kisaran ukuran yang berbeda, tapi maksimal sekitar 20 cm. Sedangkan pada lele, benih yang ditebar mulai dari ukuran 5-7. Semakin besar ukuran benih, maka kemungkinan hidupnya pun akan lebih besar karena adaptasinya lebih lama yang menjadikannya lebih tahan penyakit. Namun, benih besar pun artinya harus siap mengeluarkan modal yang lebih besar. Jumlah (per kg)nya pun lebih sedikit dibanding benih yang ukurannya kecil.

Ciri-ciri benih berkualitas baik yang siap tebar:

  • Ukuran seragam
  • Sehat, tidak memiliki cacat fisik
  • Lincah, bergerak aktif
  • Tubuh mengkilap (bagi lele)

Ukuran dan praktek di atas adalah salah satu acuan yang dapat diterapkan. Bagikan pengalaman Anda di kolom komentar!

Sumber :

  • Standar Nasional Indonesia. 2008. Produksi Benih Ikan Nila Hitam (Oreochromis niloticus Bleeker) kelas benih sebar. BSN.
  • Anonim, 2014. Menentukan Ukuran Bibit untuk Pembesaran Ikan Lele. http://www.budidayaleleku.com/2014/10/menentukan-ukuran-bibit-untuk.html
  • Anonim, 2017. Harga Benih Ikan Nila Terbaru 2017. http://www.umpanikan.xyz/2017/03/harga-benih-ikan-nila.html
  • Anonim, 2016. Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Beton Terbaru. http://duniaikan.com/cara-budidaya-ikan-nila/
  • Dadang, 2017. Mengenal Jenis dan Ukuran Bibit Ikan Lele yang Baik. https://www.biungfarm.com/2017/01/31/mengenal-jenis-dan-ukuran-bibit-ikan-lele-yang-baik/
  • Remi, 2016. Daftar harga benih ikan lele. https://ternakpedia.com/156/daftar-harga-benih-ikan-lele/
  • https://alamtani.com/budidaya-ikan-nila/
  • http://www.bibitikan.net/benih-ikan-lele/
  • http://olx.co.id/iklan/ikan-nila-hitam-benih-IDlEb7F.html