Alternatif Sumber Listrik dalam Budidaya Ikan

Listrik dalam budidaya perikanan berperan penting dalam operasional peralatan pendukung. Hal yang penting dijaga oleh peralatan pendukung meliputi parameter air seperti DO (dissolved oxygen/oksigen terlarut)ammonianitrat dan nitrit (Piranti, 2016) serta keamanan. Peralatan pendukung yang banyak dipakai antara lain aerator (terutama kincir air dan hi blow), automatic feeder, pompa air, dan penerangan. Peran peralatan pendukung semakin dibutuhkan sejalan dengan intensifikasi budidaya dan efisiensi pakan.

Aerator Pada Kolam Ikan

 

Automatic feeder eFishery di kolam Bogor

 

Dengan meningkatnya intensifikasi maka kepadatan ikan semakin meningkat juga, memerlukan penanganan aktif untuk menjaga parameter air agar tetap berada pada zona ideal. Melalui kepadatan ikan tinggi, beban cemaran akibat feses dan pakan terbuang akan semakin tinggi, parameter air menjadi labil dan cepat berubah. Hal tersebut dapat menambah faktor stres dan gangguan metabolisme ikan (FAO, 2017). Disini  peran peralatan pendukung sangat krusial selain bagi pertumbuhan juga menjaga kesehatan agar terhindar dari tingkat kematian tinggi (Masyamsir, 2001).

Selama ini peralatan pendukung tersebut lebih banyak mengandalkan energi listrik karena murah. Selain itu, energi listrik dapat digunakan pada peralatan berdaya besar ataupun kecil, distribusinya pun lebih memungkinkan tersebar lebih jauh karena menggunakan kabel. Masalahnya tak semua fasilitas  budidaya perikanan memiliki akses terhadap energi listrik yang disediakan Perusahaan Listrik Negara (PLN), karena tuntutan letak budidaya ikan yang memerlukan kondisi perairan baik yang mayoritas berada di area terpencil. Alternatif sumber energi listrik PLN dalam kegiatan akuakultur meliputi generator listrikmikrohidro dan panel surya.

Efisiensi biaya generator listrik tergantung harga pasaran bahan bakar minyak. Dengan tren harga semakin meningkat ditambah biaya transportasi maka penggunaan generator listrik berpotensi memberikan biaya operasional lebih tinggi daripada PLN. Mikrohidro walau lebih bisa diandalkan tapi tergantung pada keberadaan aliran air sungai kecil (Suwignyo dan Suhardi, 2012), dimana tak semua lokasi budidaya ikan memiliki kondisi tersebut, terutama letak budidaya udang yang seringkali berdekatan dengan pantai dan tak selalu terdapat muara sungai.

BACA JUGA  Stigma Negatif Ikan Nila

Walaupun panel surya memberikan banyak keunggulan karena tak perlu memakai bahan bakar minyak untuk operasional, tapi kendala biaya instalasinya tinggi dan daya yang dihasilkan tergantung cuaca siang hari mengakibatkan pemakaian panel surya tidak terlalu populer di kalangan pembudidaya ikan.

Meskipun demikian, inovasi pemakaian panel surya pada akuakultur tetap dilakukan (Kurki and Lynne, 2014) dan tren harga komponen panel surya ternyata semakin menurun seiring waktu (Campen et. al. 2000). Penelitian aplikasi panel surya pada budidaya ikan semakin banyak dilakukan akhir-akhir ini termasuk penggunaan peranti lunak untuk meningkatkan efisiensinya (Prasetyaningsih, 2013). Pemasangan panel surya dapat dilakukan baik di darat atau terapung di atas kolam (Wasthage, 2017). Aplikasi terapung di atas kolam selama luas panel surya tersebut tidak menutup sinar matahari dan tidak menimbulkan efek negatif terhadap pertumbuhan ikan/udang, maka penambahan luas panel surya dapat dilakukan terus sampai optimal.

Panel Surya

 

Penggunaan jenis alternatif sumber listrik memang harus dipertimbangkan melalui ketersediaan sumberdaya alam dan kondisi di lapangan. Mayoritas budidaya ikan air tawar di daerah terpencil dapat menggunakan sumber energi alternatif mikrohidro, tapi budidaya ikan air payau dan laut tidak. Mayoritas budidaya ikan air payau dan laut dapat menggunakan sumber energi alternatif generator listrik, namun hal tersebut bukan solusi efektif dan permanen mengingat ketergantungan akan bahan bakar minyak yang semakin mahal dan biaya transportasi yang tinggi. Sumber energi alternatif yang tersisa dan bisa diaplikasikan di semua kegiatan budidaya ikan adalah panel surya yang semakin didukung dengan tren harga komponen yang semakin murah, penelitian efisiensi semakin tinggi, dan ketersediaan sinar matahari berlimpah di Indonesia sebagai negara tropis.

BACA JUGA  Keuntungan Berlipat dari RAS Akuaponik Lele

Sumber :

  • Campen, B, V., Guidi, D., Best, G. 2000. Solar Photovoltaic for Sustainable Agriculture and Rural Development. Food and Agriculture Organization of The United Nation. http://www.fao.org/uploads/media/Solar%20photovoltaic%20for%20SARD.pdf
  • eFishery. 2017. The Smartest Fish Feeding Technology.  http://innovation.efishery.com/en/
  • Food and Agriculture Organization. 2017. Aquaculture Methods and Practices: A Selected Review. http://www.fao.org/docrep/t8598e/t8598e05.htm
  • Kurki, A. Lynne, V. 2014. Photovoltaic Applications in Aquaculture: A Primer. NCAT Energy Engineer. https://attra.ncat.org/attra-pub/download.php?id=468
  • Masyamsir. 2001. Mengoperasikan Mesin dan Alat Budidaya Perikanan. https://www.scribd.com/doc/76419724/Mengoperasikan-Alat-Dan-Mesin-Budidaya Ikan
  • Piranti, A, S. 2016. Baku Mutu Air untuk Budidaya Ikan. http://bio.unsoed.ac.id/sites/default/files/Baku%20Mutu%20Air%20untuk%20Budidaya%20Ikan-.pdf
  • Prasetyaningsih, I., Setiawan, A., Setiawan, A, A. 2013. Design optimization of solar powered aeration system for fish pond in Sleman Regency, Yogyakarta by HOMER software. International Conference on Sustainable Energy Engineering and Application. http://ac.els-cdn.com/S1876610213000143/1-s2.0-S1876610213000143-main.pdf?_tid=2ec7b558-6517-11e7-a5df-00000aab0f01&acdnat=1499653770_974a61855af9445cfab2ede8943231e2
  • Suwignyo., Suhardi, D. 2012. Pembangkit Mikro Hidro: Teknologi, Survey dan Desain, Implementasi Konstruksi dan Peluang Pengembangan. http://ft.umm.ac.id/files/file/PLTMH-UnMuhMalang.pdf
  • Washtage, L. 2017. Optimization of Floating Photo Volthaic System. Malardalen University Sweden. http://www.diva-portal.org/smash/get/diva2:1118654/FULLTEXT01.pdf

 

Bagikan:

Info Terbaru, Tips Budidaya, dan Promo Perikanan

Dapatkan informasi akuakultur terbaru dan promo-promo produk perikanan langsung ke email Anda!

Anda sudah terdaftar :)