Tambah Arang, Tambah Sehat

penambahan arang bagi ikan

Arang (karbon) aktif sudah dikenal memiliki banyak manfaat di dunia kesehatan, utamanya yaitu sebagai penyerap zat-zat beracun. Ternyata, tidak hanya baik bagi manusia, tetapi juga untuk ikan budidaya. Penambahan serbuk arang aktif ke dalam media perairan akan mengurangi kandungan senyawa berbahaya. Sedangkan penambahan serbuk arang pada pakan ikan akan meningkatkan daya tahan tubuh ikan dan efisiensi pakan.

Penambahan arang pada media air

Serbuk arang yang digunakan sebaiknya berukuran mesh 90. Mesh adalah ukuran dari jumlah suatu jaring atau kasa pada luasan 1 inci persegi dari jaring/kasa yang bisa dilalui oleh material padat. Serbuk arang untuk perbaikan kualitas air dapat langsung ditaburkan ke kolam. Dosisnya sebanyak 0,5% dari total pakan, biasanya dibarengi dengan 0,5% kanji, setiap 3 hari.

Serbuk arang dapat mengeliminasi logam berat seperti timbal (Pb) atau kadmium (Cd). Zat CaCO3 yang menjadi penyebab tingginya kesadahan air juga dapat dikurangi dengan serbuk arang. Selain itu, karbon aktif ini pun dapat menghilangkan bau lumpur pada air.

Penambahan arang pada pakan

Penambahan serbuk arang pada pakan ikan dilakukan dengan metode coating. Dosisnya sebanyak 1,5% serbuk arang ditambah 1,5% tepung kanji (dari total pakan) bagi pembesaran ikan nila di air payau. Hasilnya, pada kepadatan 30 ekor/m2, kelangsungan hidup (SR) nila sebesar 85%, ukuran 3-5 cm usia 3 bulan, dan FCR 1,3 dari 1,5. Pada pendederan ikan nila dengan dosis antara 1,5-3% serbuk arang, diperoleh SR 100% dan FCR yang juga turun sebanyak 0,2.

Pada penelitian yang dilakukan oleh Ibnu Sahidhir dkk di Balai Perikanan Budidaya Air Payau Ujung Batee, Aceh, menunjukkan usus ikan menjadi lebih baik ketika mengkonsumsi pakan yang ditambahkan serbuk arang. Dasar epitel mikrofili (lapisan usus) ikan menjadi lebih lebar sehingga penyerapan nutrisi lebih baik. Adanya serbuk arang pada lapisan usus juga menjadi lapisan pelindung dari mikroba patogen sekaligus menyerap metabolisme berbahaya yang dapat memicu penyakit pada ikan. Pengamatan lebih jauh juga menemukan bahwa di usus ikan perlakuan ditemukan pakan alami seperti fitoplankton yang bermanfaat.

efek penambahan arang pada usus ikan nila
Pengamatan lapisan usus ikan nila di bawah mikroskop

 

BACA JUGA  Berapa Kepadatan Ideal Ikan di Kolam?

Perlakuan serbuk arang tidak hanya dapat dilakukan pada nila air payau, tetapi juga pada komoditas lainnya, seperti kakap, lele, udang galah, dan udang windu.

Ikan Kakap

  • Kondisi budidaya: pemeliharaan larva dengan kepadatan 5.000 ekor/m3 selama 20 hari tanpa ganti air.
  • Dosis arang aktif sebanyak 1 ppm tiap 2-3 hari pada media air
  • Hasil: SR 15-20%, dimana tanpa arang hanya 10%

Ikan Lele

  • Kondisi budidaya: pemeliharaan benih dengan kepadatan 25.000 ekor/m3 selama 25 hari tanpa ganti air.
  • Dosis arang aktif: 1 ppm tiap 2-3 hari, pemberian dilakukan mulai umur 7 hari
  • Hasil: SR 90%

Udang Galah

Pemelharaan Larva

  • Kondisi budidaya: pemeliharaan larva pada salinitas 12 ppt selama 23 hari telah mencapai PL (post larva).
  • Dosis: 1 ppm/hari pada air.
  • Hasil: SR 30% pada kepadatan 20.000 ekor/m3, 20% pada kepadatan 50 ekor/liter, dan 15% pada kepadatan 100 ekor/liter.

Pemeliharaan Tokolan

  • Kondisi budidaya: pemeliharaan benih selama 30 hari tanpa ganti air.
  • Dosis: 1 ppm/hari pada air.
  • Hasil: SR 98% pada kepadatan 10.000 ekor/m3. Pertumbuhan lebih seragam di panjang 3-5 cm

Udang Windu

  • Kondisi budidaya: awal pemeliharaan benih (pentokolan), PL18 dipelihara 3 minggu dengan kepadatan 2.500 ekor/m3 tanpa ganti air.
  • Dosis: 5 ppm
  • Pakan: tepung rebon sebanyak 4,5 ppm per hari (3x pemberian)
  • Hasil: SR 97% (kontrol 83%)

Karbon aktif yang dikonsumsi ikan dan udang tidak tercerna di dalam tubuhnya sehingga akan keluar bersama kotoran. Maka, perlu diperhatikan juga agar penyifonan (pembuangan limbah endapan) lebih sering dilakukan agar kotoran tidak banyak menumpuk.

Apa Anda tertarik untuk memberikan serbuk arang aktif bagi si ikan/udang kesayangan?


Sumber:

 

Bagikan:

Info Terbaru, Tips Budidaya, dan Promo Perikanan

Dapatkan informasi akuakultur terbaru dan promo-promo produk perikanan langsung ke email Anda!

Anda sudah terdaftar :)