Pakan Mandiri dari Sampah Organik

Gerakan Pakan Mandiri (GERPARI) adalah salah satu program prioritas KKP demi pembangunan perikanan Indonesia yang berdaulat dan berkelanjutan. Dalam acara kerjasama antara KKP dan FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia) beberapa waktu lalu di Jakarta, disebutkan bahwa FAO siap mendukung program ini dengan suntikan dana Rp 3,25 miliar. Kepala Regional FAO Asia Pasifik Weimin Miao memuji langkah strategis pemerintah ini untuk memperbaiki rantai produksi perikanan. Indonesia, tambahnya, adalah negara pertama yang memperhatikan kemandirian pakan ikan yang dilaksanakan masyarakat.

GERPARI sendiri sudah dilaksanakan di beberapa simpul kelompok tani. Contohnya di UPT (Unit Pelaksana Teknis) DJPB di Sukabumi, Karawang, Lampung, Jambi, Situbondo, Aceh, Lombok, Manado, dan Batam sudah dibangun pabrik pakan mandiri. Di Depok, ada Kelompok Tani Bina Tenaga Inti Rakyat (BITR) yang membuat pakan mandiri dari sampah organik. Bagaimana caranya? Simak cara pembuatannya di bawah ini:

  1. Sampah makanan (organik) dipilah dari bahan anorganik seperti plastik, kertas, dan sejenisnya.
  2. Bahan baku yang telah dipilah dimasukkan dalam wadah karung dan diberikan cairan probiotik untuk difermentasi selama satu minggu.
  3. Selesai difermentasi dan penirisan air serta minyak lewat wadah karung, bahan baku dihancurkan dan dicampur menggunakan mesin penggiling daging.
  4. Dari hasil penggilingan tersebut, bahan baku dijemur agar kadar air berkurang dan mudah dihaluskan dengan mesin diskmill atau mesin pembuat tepung serba guna.
  5. Tahap berikutnya, bahan berupa pakan yang sudah berbentuk tepungan ini kemudian diaduk lagi menggunakan mesin mixer.
  6. Pencampuran disesuaikan dengan perbandingan bahan baku yang mengandung protein, kabrohidrat, dan unsur lainnya.
  7. Bahan baku dicetak menggunakan mesin. Pakan yang dihasilkan adalah pakan tenggelam. Setelah dicetak dan ditempatkan dalam wadah, bahan pakan dijemur.
  8. Pakan didinginkan sekitar satu sampai dua jam dan lakukan penimbangan sesuai kebutuhan dalam karung bersih.
BACA JUGA  Lele Masuk Pesantren
Rudi Morudi dengan mesin pembuat pakan di Kelompok Tani BITR Sukmajaya

 

Rudi Morudi, Ketua Kelompok Tani BITR ini, mengatakan bahwa cairan probiotik yang digunakan juga dibuat sendiri menggunakan limbah. Selain menggunakan limbah minuman kemasan, mikroorganisme yang dihasilkan juga berasal dari sampah segala jenis buah-buahan, minuman sari buah, susu, dan yoghurt yang sudah kadaluwarsa. Bahan-bahan tersbeut dicampur dan ditampung dalam wadah khusus yang kemudian difermentasi selama 21 hari sampai menjadi cairan.

Pakan yang dihasilkan oleh Rudi dan kawan-kawannya ini sudah diuji laboratorium IPB dan terbukti aman. Meski tidak mengandung vitamin seperti pakan pabrikan yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan ikan, pakan tenggelam ini teruji tidak mengandung senyawa seperti merkuri, boraks, formalin, dan bahan-bahan lainnya yang berbahaya bagi kesehatan.

Secara total, produksi pakan mandiri di Indonesia cukup signifikan. Dilansir dari ISW, di tahun 2015 pakan mandiri yang terproduksi sebanyak 16.800 ton dan angka ini melesat menjadi 62.100 ton pada tahun 2016. GERPARI turut berkontribusi terhadap penurunan volume impor bahan baku pakan ikan. Impor bahan baku pakan ikan menurun dari 303.932 ton pada tahun 2015 menjadi 221.564 ton pada tahun 2016.

Sumber:

Mo, 2017. FAO Alokasikan Miliaran Rupiah Untuk Gerakan Pakan Mandiri Perikanan. http://www.isw.co.id/single-post/2017/04/08/FAO-Alokasikan-Miliaran-Rupiah-untuk-Gerakan-Pakan-Mandiri-Perikanan
Albaany, 2017. Kala BITR Ubah Sampah Jadi  Rupiah. http://infonitas.com/features/kala-btir-ubah-sampah-jadi-rupiah/538
http://wartaagro.com/berita-cara-membuat-pakan-ikan-dari-sampah-organik.html
http://www.djpb.kkp.go.id/arsip/c/358/WUJUDKAN-KEMANDIRIAN-MELALUI-PAKAN-IKAN-MANDIRI/?category_id=
http://www.djpb.kkp.go.id/arsip/c/397/KKP-FOKUS-KURANGI-BIAYA-PAKAN-IKAN-MELALUI-GERAKAN-PAKAN-IKAN-MANDIRI/?category_id=13

Bagikan:

Info Terbaru, Tips Budidaya, dan Promo Perikanan

Dapatkan informasi akuakultur terbaru dan promo-promo produk perikanan langsung ke email Anda!

Anda sudah terdaftar :)