Atasi Aeromonas dengan Bawang Putih

Penyakit bercak merah yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophilla kembali meresahkan banyak petani ikan.

Infeksi bakteri ini dipicu oleh buruknya kualitas air, seperti menumpuknya sisa pakan dan kotoran (senyawa nitrit) yang menjadi sumber berkembangbiaknya bakteri. Padat tebar yang tinggi, perubahan cuaca yang ekstrim, dan rendahnya kandungan oksigen terlarut juga merupakan faktor yang menjadikan ikan stres sehingga daya tahan tubuhnya menurun. Ketika daya tahan tubuh ikan menurun dan populasi bakteri meningkat pesat maka ikan rentan akan penyakit. Ditambah lagi jika penanganan kurang baik, seperti saat pemindahan ikan antar kolam atau saat sampling yang menyebabkan ikan luka. Adanya luka pada tubuh ikan biasanya memperbesar kemungkinan ikan terjangkiti penyakit “borok” atau secara ilmiah disebut motile aeromonad septicemia (MAS).

Apa saja ciri-ciri ikan yang terkena penyakit ini?

  • Berkurangnya nafsu makan dan berenang memutar di permukaan air.
  • Terdapat bercak merah/pendarahan pada bagian dada, perut, kepala, dan pangkal sirip.
  • Sirip punggung, dada, dan ekor rusak.
  • Pada lele, selaput lendir terlihat berkurang sehingga kulit menjadi kesat.
Bercak merah pada ikan
Bercak merah pada lele

Untuk mengatasinya, biasanya para petani menggunakan obat antibiotik seperti oxytetracylin atau terramycin. Meskipun cukup ampuh, tapi karena sudah banyak prakteknya, maka lama-kelamaan bakteri pun kebal (resisten) terhadap antibiotik ini sehingga penggunaannya di masa sekarang dan yang akan datang tidak akan efektif. Selain itu, KKP sudah melarang penggunaan antibiotik bagi budidaya ikan karena menurunkan kualitas ikan dan lingkungan budidaya itu sendiri.

Upaya lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan obat alami seperti bawang putih dan daun meniran. Dua agen herbal ini mampu mencegah infeksi bakteri dengan meningkatkan daya tahan tubuh ikan. Caranya adalah sebagai berikut;

  1. Membuat tepung daun meniran: daun meniran dibersihkan dan dikeringkan tanpa sinar matahari selama 3-4 hari. Setelah kering, kemudian dihaluskan (menggunakan blender).
  2. Membuat tepung bawang putih: bawang putih dikupas dan diiris tipis-tipis. Dikeringkan tanpa sinar matahari selama 3-4 hari. Setelah itu dimasukkan ke dalam oven selama 1 jam pada suhu 60oC. Jika sudah kering, haluskan.
  3. Tepung meniran dan tepung bawang putih digabung dengan perbandingan 2:1.
  4. Berikan pada ikan dengan mencampurnya pada pakan.

Selain memberikan obat alami, penggantian air juga bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan. Tambahkan sedikit garam sebanyak 100-200 gr/m3 setiap kali mengganti air 1x dalam 2 hari. Pertahankan pula suhu kolam yang ideal bagi ikan, sekitar 28oC. Jika lingkungan sehat maka kesehatan ikan pun terjaga.

Sumber

  • Dwi, 2016. Bahayanya Bakteri Aeromonas hydrophila dan Pseudomonas hydrophila dalam Budidaya Ikan Lele. https://kabartani.com/bahayanya-bakteri-aeromonas-hydrophila-dan-pseudomonas-hydrophyla-dalam-budidaya-ikan-lele.html
  • Ganis, 2012. Cegah Aeromonas Pada Ikan Lele Dengan Obat Herbal Ini. http://mediapenyuluhan.blogspot.co.id/2012/02/1-atasi-aeromonas-pada-ikan-lele-dengan.html
  • Agritekno Primaneka. http://agritekno.tripod.com/antibiotik_dilarang.htm
  • foto:
  • https://empangqq.com/category/bakteri/motile-aeromonas-septicemia/
  • http://lalaukan.blogspot.co.id/2015/02/penyakit-bakterial-pada-ikan.html
BACA JUGA  Indonesia Siapkan Laboratorium Kesehatan Ikan Kelas Dunia

 

Bagikan:

Info Terbaru, Tips Budidaya, dan Promo Perikanan

Dapatkan informasi akuakultur terbaru dan promo-promo produk perikanan langsung ke email Anda!

Anda sudah terdaftar :)