Bab Ketiga: Pemanenan Lele

Bab Ketiga: Sumber Air

22 Juli 2017 - Budidaya Lele | eFishery University

Ada berbagai macam sumber air yang dapat digunakan untuk media budidaya ikan air tawar. Di antaranya adalah air tanah atau air sumur, air sungai (white water), air gambut/serasah (black water), air danau (clear water), air hujan, air PAM, dan air RO (Reverse Osmosis). Pada dasarnya semua sumber air ini minim risiko kontaminasi, kecuali air sungai jenis white water yang risikonya cenderung lebih tinggi karena kandungan organik dan total dissolved solid (TDS) tinggi.

 

Jenis air/

Karakteristik

Air tanah

Air sungai (white water)

Air gambut/serasah (black water)

Air danau (clear water)

Air hujan

Air PAM/

ledeng

Air RO (Reverse Osmosis)/Air minum kemasan

pH

Tinggi

Tinggi

Rendah

Normal

Rendah

Normal

Normal

DH & TDS*

Tinggi

Tinggi

Rendah

Normal

Sangat rendah

Rendah

Sangat rendah

Kandungan zat organik

Rendah

Tinggi

Tinggi

Rendah

Sangat rendah

Rendah

Sangat rendah

Jumlah plankton

Rendah

Rendah

Rendah

Rendah

Sangat rendah

Rendah

Sangat rendah

Baik digunakan pada

Pembenihan & Pembesaran

Pembesaran

Pembenihan

Pembenihan & Pembesaran

Pembenihan

Pembenihan & Pembesaran

Pembenihan & Pembesaran

 

*DH = kesadahan

 TDS = Total Dissolved Solid

 

Selain dilihat dari karakteristik masing-masing sumber, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan juga untuk masing-masing jenis air ini, antara lain;

 

Air tanah dan air sungai white water butuh perlakuan untuk menurunkan pH antara lain dengan memasukkan daun ketapang, serasah, dan larutan asam. Usaha untuk menurunkan pH secara permanen hanya bisa dilakukan jika diberi perlakuan RO (reverse osmosis). Sedangkan untuk air gambut/serasah dan air hujan yang memiliki pH rendah, perlakuan yang dibutuhkan adalah menaikkan pH  dengan menambahkan kapur dolomit, CaCO3, zeolit, atau karang jahe.

 

Dari ketersediaannya, air danau (clear water) dan air ledeng sulit didapat dalam jumlah besar. Untuk air hujan, meskipun mungkin secara volume bisa besar, tapi kuantitasnya tidak bisa diprediksi. Khusus air ledeng, air harus diberi deklorin atau aerasi terlebih dahulu.

Image 2: Contoh lahan yang baik untuk beternak ikan

Bagikan:

Punya pertanyaan seputar perikanan?

Konsultasikan masalah perikanan Anda dengan tim aquaculture scientist kami. Gratis!

belajar budidaya ikan metode autofeeder efishery